Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2015

ISLAM MENGAJARKAN BERKASIH SAYANG

Dialog bersama "Ustadz Farid Hamidy, Lc" dengan topik "Islam mengajarkan berkasih sayang" Bagaimana ustad melihat fenomena valentine (hari kasih sayang) yang setahun sekali? Kalo mereka menyebut hari itu sebagai hari kasih sayang, maka Islam mengajarkan untuk berkasih sayang setiap saat, tidak setahun sekali (tiap tanggal 14 Februari). Naif sekali yang mereka lakukan. Mengungkapkan kasih sayang hanya setahun sekali. Bagaimana pengaruhnya bagi remaja sekarang ini khususnya remaja Islam? Hari itu sering mereka jadikan legalitas untuk pacaran. Padahal sangat bertentangan dengan Al-Quran surat Al-Isro' ayat 32. "Janganlah kalian mendekati zina" baik zina mata, hati, telinga, tangan, kaki apalagi zina bertemunya alat kelamin tanpa disyahkan melalui pernikahan. Sekali lagi valentine melegalkan dan mensyahkan hubungan tanpa status (HTS) dan Virus Merah Jambu (VMJ) dalam Islam hal tersebut sangat dicela karena melanggar aturan Allah dan Rosul-Nya...

BREAKTHROUGH

Pernah dengar istilah comfortable zone? Ya, setiap orang memiliki kebiasaan-kebiasaan yang selama ini telah dilakukan sehari-hari. Kalau marah selalu berbicara dengan intonasi tinggi, misalnya. Tahu itu kurang baik, tapi sulit mengubahnya. Atau sebaliknya, kalau marah selalu dipendam di dada meski serasa sesak hendak meledak tetap tak diungkapkan. Ingin mengungkapkan sebenarnya, tapi tidak biasa. Sulit mengubah kebiasaan buruk, karena sudah kadung merasa nyaman dengan kebiasaan yang selama ini spontan dilakukan. Menutup tahun 2010, mari kita renungi : kebiasaan buruk apa saja yang selama ini kita lakukan dan ingin kita ubah? Lalu putuskan, Anda harus melakukan breakthrough, menebus batas zona nyaman Anda!. Nah, The Five Minutes Healer, sebuah buku terbitan Primamedia Pustaka menawarkan sebuah teknik breakthrough, mengubah kebiasaan-kebiasaan buruk yang selama ini menghantui kita. Namanya, teknik SWISH! 1. Pilih perilaku Anda yang ingin Anda ubah. Tutup mata, bayangkan be...